“Reason to Live”
By : Anastasia Cynthiana
You’re the father
And i’m your child
Nothing can set us apart
Now and Forever
When i’m down
Your hands lift me up
You give me streght
And walk by my side
You bring me to the light
You hold my hand
You make me see that you’re the king
Within my pain
Within my sickness
You give me the reason to live
With all my sadness
With all my sorrow
You’re always loving me…
“Kebebasan”
By : Anastasia Cynthiana
Kebebasan… Bebas… Lepas dari semua hal yang mengekang
Bagai borgol tangan yang dihancurkan
Bagai rantai kaki yang diputuskan
Sebuah rasa dalam benak jiwa meloncat keluar dari jeruji besi…
Hari ini kebebasan telah menjumpai di ujung pintu
Menanti sebuah percikan air mengalir
Dari ujung kepala hingga ke ujung kaki…
Kesegaran yang ‘tak terselubungi oleh kabut ungu kegelapan
Sesuatu yang ‘tak terbakar api panas
Segala hal yang ‘tak akan menjadi sebuah cemooh…
Akan selalu ada bagi setiap kenangan yang mendinginkan hati…
Sebuah penyesalan dikalahkan rasa bersyukur
Selimut jiwa kembali menghangatkan
Titik tolak jangkar menjerat lubuk hati
Diiringi musik kemenangan tertawa…
Kebebasan adalah jiwa Kebebasan adalah perasaan
Kebebasan bukanlah hanya sebuah kata-kata
Karena kebebasan adalah persoalan hati dan jiwa…
Suatu kebebasan adalah sebuah penerimaan diri dan tindakan
Untuk setiap hati yang terperangkap
Dan untuk mereka yang hendak terbebaskan…
“Sudut Jalan”
By : Anastasia Cynthiana
Aku berdiri di sudut jalan itu
Merenung… menatap… menengadah
Aku melihat di dahan pohon
Sebuah layang-layang tersangkut
Ku coba meraihnya…
Namun tanganku ‘tak sampai
Telah sampai saat aku kembali
Aku berdiri di sudut jalan itu
Merenung… menatap… menengadah
Satu kata yang kulupa
Mengenang…



